Akhirnya 20 Februari pun datang, hari pertama memulai pelajaran bahasa Indonesia yang saya pikir kurang begitu menyenangkan dan mengasyikkan. Saya melangkah masuk kelas dengan santai, melakukan tapping kemudian mengambil tempat duduk paling belakang karena saya pikir pelajaran ini akan membosankan dan karena saya telah belajar bahasa Indonesia dari SD hingga SMK jadi saya rasa menjenuhkan sekali orang Indonesia belajar pelajaran bahasa Indonesia .
Sesampainya di depan tempat duduk saya langsung melirik ke arah tempat dosen dan saya melihat pak O.T. Sinaga dengan wajah yang sangar dan badan yang besar sedang duduk di sana. Saya pun semakin merasa pelajaran ini akan membosankan dan juga akan banyak hukuman.
Pada saat awal pelajaran dimulai saya masih merasa biasa saja, tetapi entah mengapa pada saat pak OT memulai absen satu persatu mahasiswanya di sana terdapat candaan-candaan kecil yang menurut saya sangat lucu dan bisa membangkitkan suasana. Seiring dengan berjalannya waktu pak OT mulai menceritakan pengalaman akademiknya yang bisa membawanya hingga berkeliling dunia, saya cukup tertarik akan cerita beliau tersebut.
Menurut saya pelajaran pak OT sangat komunikatif dan mengajarkan mahasiswanya untuk tidak pasif di dalam kelas. Beliau akan memberikan "jantung hati" kepada mahasiswanya yang bisa menjawab setiap pertanyaan dan kuis yang diberikan. Jantung hati tersebut akan membantu nilai kita nantinya sehingga saya merasa terpacu untuk belajar bersama beliau. Selain itu pak OT juga bisa membangkitkan suasana kelas yang tadinya biasa-biasa saja menjadi lebih aktif dengan cara belajar yang serius tapi santai.
Di awal perkuliahan pak OT memberitahu bagaimana sistematika penilaian dan pembelajaran beliau, kemudian ia memecah kami menjadi beberapa kelompok untuk membuat yel-yel dan ia juga membagikan buku panduan bahasa Indonesia. Entah kenapa setiap pelajaran pak OT dimulai waktu bergulir cepat dan terasa tidak cukup, saya baru masuk dan tiba-tiba tanpa disadari jam telah menunjukan waktu untuk pulang. Saya sangat menanti pelajaran pak OT minggu depan .
-Hatmono Hendarto-
13110310012
Sesampainya di depan tempat duduk saya langsung melirik ke arah tempat dosen dan saya melihat pak O.T. Sinaga dengan wajah yang sangar dan badan yang besar sedang duduk di sana. Saya pun semakin merasa pelajaran ini akan membosankan dan juga akan banyak hukuman.
Pada saat awal pelajaran dimulai saya masih merasa biasa saja, tetapi entah mengapa pada saat pak OT memulai absen satu persatu mahasiswanya di sana terdapat candaan-candaan kecil yang menurut saya sangat lucu dan bisa membangkitkan suasana. Seiring dengan berjalannya waktu pak OT mulai menceritakan pengalaman akademiknya yang bisa membawanya hingga berkeliling dunia, saya cukup tertarik akan cerita beliau tersebut.
Menurut saya pelajaran pak OT sangat komunikatif dan mengajarkan mahasiswanya untuk tidak pasif di dalam kelas. Beliau akan memberikan "jantung hati" kepada mahasiswanya yang bisa menjawab setiap pertanyaan dan kuis yang diberikan. Jantung hati tersebut akan membantu nilai kita nantinya sehingga saya merasa terpacu untuk belajar bersama beliau. Selain itu pak OT juga bisa membangkitkan suasana kelas yang tadinya biasa-biasa saja menjadi lebih aktif dengan cara belajar yang serius tapi santai.
Di awal perkuliahan pak OT memberitahu bagaimana sistematika penilaian dan pembelajaran beliau, kemudian ia memecah kami menjadi beberapa kelompok untuk membuat yel-yel dan ia juga membagikan buku panduan bahasa Indonesia. Entah kenapa setiap pelajaran pak OT dimulai waktu bergulir cepat dan terasa tidak cukup, saya baru masuk dan tiba-tiba tanpa disadari jam telah menunjukan waktu untuk pulang. Saya sangat menanti pelajaran pak OT minggu depan .
-Hatmono Hendarto-
13110310012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar